Friday, March 27, 2020

OBAT COVID 19


OBAT COVID 19
1. Bunga Honeysuckle
Bunga Honeysuckle Sangkakala - Foto gratis di Pixabay
Academy of Sciences di Cina mengungkap bahwa mereka berhasil menemukan obat herbal yang dapat melawan virus corona. Obat tersebut berasal dari cairan bunga honeysuckle atau kamperfuli (Lonicera caprifolium). Ramuan ini kemudian diberi nama Shuanghuanglian.
Semenjak dikenalkan ke publik oleh media pemerintah Cina, Xinhua, pada Jumat lalu, pembelian ramuan yang masuk kategori Traditional Chinese Medicine (TCM) ini pun melonjak hebat.
Meski terjual habis baik di online, toko obat, ataupun apotek, ramuan tradisional ini ternyata masih menuai pertentangan dari berbagai pihak. Ada pihak yang antusias, ada pula pihak yang skeptis akan kemanjuran dari obat ini. Para ahli pun menyarankan kepada setiap  warga yang terjangkit agar tidak meminum ramuan tersebut tanpa adanya pengawasan dari dokter.
2. Kombinasi Obat HIV dan Flu
Pasien Virus Corona di Thailand Diberi Racikan Obat Flu-HIV ...
Pihak yang mengklaim jenis pengobatan ini adalah negara Thailand. Para dokter Thailand mengaku telah menggunakan kombinasi obat-obatan untuk flu dan HIV untuk menyembuhkan virus corona. Obat yang diberikan ialah campuran obat anti-HIV, lopinavir dan ritonavir, dengan obat flu, oseltamivir, dalam dosis besar.
Dokter dari Rumah Sakit Rajavithi, Bangkok, mengatakan bahwa terdapat perubahan signifikan dari para pasien terjangkit virus corona yang menggunakan metode penyembuhan dengan cara tersebut.
Dokter spesialis paru-paru asal Rajavithi, Kriangska Atipornwanich, juga mengatakan bahwa pasien yang mulanya didiagnosis positif virus corona selama 10 hari dapat langsung berubah jadi negatif dalam jangka waktu 48 jam. Meski begitu, penyembuhan dengan kombinasi obat ini masih perlu penelitian lebih lanjut.
3. Remdesivir, Chloroquine dan Ritonavir
Coronavirus Italy: Man, 79, recovers after taking Ebola drug ...
Mengutip Reuters, Sebuah lembaga penelitian Cina yang dikelola pemerintahan telah mengajukan paten atas penggunaan obat antivirus buatan Gilead Sciences dari Amerika Serikat yang bernama Remdesivir. Obat ini dipercaya dapat memberikan pengobatan untuk virus corona yang telah membunuh ratusan dan ribuan terinfeksi.
Mengutip media pemerintah China, Xinhua, sebelumnya para peneliti dari Akademi Ilmu Kedokteran Militer dan Institut Virologi Wuhan (WIV), di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan Cina (CAS), mengklaim telah menemukan tiga obat yang dapat menghambat penyebaran virus corona jenis 2019-nCoV. Tiga obat tersebut ialah Remdesivir, Chloroquine dan Ritonavir.
Sebelumnya, para peneliti dari Institut Shanghai Materia Medica di bawah CAS dan Universitas ShanghaiTech juga telah bersama-sama memilih 30 kandidat obat yang dipercaya dapat menangani virus corona. Kandidat obat tersebut berasal dari produk alami yang aktif secara biologis, dan obat-obatan tradisional Cina yang mungkin memiliki efek terapi pada Novel Coronavirus.

No comments:

Post a Comment